Fokus Aktual

Pilkada

Serpihan

Figur Inspiratif

Bangkalan Aktual

Sampang Aktual

Pamekasan Aktual

Sumenep Aktual

Ekspose

Temuan Dua Mayat di Hutan Mulai Terkuak

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 23 July 2017 |

Madura_Aktual, Sumenep;  Penemuan dua mayat di hutan Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mulai terkuak. Hasil identifikasi pihak kepolisian terhadap kasus tersebut yang menguatkan adalah property yang melekat di kedua jasad korban

Hasil identifikasi property diantaranya, celana merk Road 69, kaos abu-abu, kaos dalam perempuan, bra, kerudung dan baju menyerupai rompi. Kemungkinan, lantaran mendengar adanya penemuan mayat, rombongan satu keluarga dari Dusun Becenan, Desa Banyubesi, Kecamatan Trageh, Kabupaten Bangkalan, mendatangi kantor polisi untuk melaporkan dua keluarganya yang hilang sejak bulan.

Hasilnya, jika penemuan mayat tersebut tak lain adalah salah satu familinya. Sehingga bisa dipastikan jika mayat laki-laki itu adalah Ahmad (20) dan si perempuan yakni Ani Fauzia Laili (17). Keduanya adalah warga Desa Banyubesi. "Kita telah menyerahkan ke dua jasad tersebut kepada keluarga untuk dimakamkan," terang Kapolres Bangkalan AKBP Anisullah M Ridha melalui Kasubag Humas AKP Bidaruddin, Minggu (23/7/2017).

Lebih lanjut Bida mengatakan, pihaknya akan terus mengali dan melakukan penyelidikan motif dibalik penemuan mayat itu. "Nanti kita akan gelar pers rilis, saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan," tandasnya.

Dewan Pendidikan Pamekasan Dukung Eskul Batik di Sekolah

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 08 July 2017 |

Pengrajin batik Pemakasan (foto: Madura Time)
Madura_Aktual, Pamekasan; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur berencana memasukkan mata pelajaran membatik dalam  materi ekstra kulikuler (eskul) di sekolah, mendapat dukungan Dewan Pendidikan setempat

Hal ini diungkapkan Wakil Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Abd. Razak bahwa, wacana itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebudayaan lokal sebagai warisan nenek moyang.

“Seni membatik saat ini mulai ditinggal oleh anak muda Pamekasan,” jelas Abda Razak, Sabtu (8/7/2017).

Menurutnya, wacana ini harus segera direalisasikan karena gagasan ini bagus jika memang benar bahwa membatik akan dimasukkan kepada mapel ekstra kulikuler

“Gagasan ini selaras dengan ikon Pamekasan yang sebelumnya disematkan sebagai kota batik. Oleh karena itu, pihaknya meminta pemkab tidak hanya sebatas wacana tanpa realisasi yang jelas dalam membangun Pamekasan dari sektor pendidikan,” ungkapnya

Agar wacana ini semakin lengkap maka sebaiknya disampaikan juga ke DPRD Pamekasan khususnya Komisi IV, “sehingga wacana yang luar biasa ini dapat segera kami bahas di Dewan Pendidikan dan semua pihak terkait,” pintanya.

Pihaknya akan mendukung penuh segala ide dan gagasan yang berdampak positif terhadap pendidikan di bumi Gerbang Salam, terutama pemerintah daerah yang memiliki peran strategis di setiap celah-celah program yang dicanangkan.

Disebutkan hal ini selaras predikat Pamekasan, bahkan kota gerbang salam pernah dinobatkan sebagai kota batik, tetapi sekarang sudah tidak jelas lagi. Makanya, dengan adanya wacana ini merupakan hal yang luar biasa,” pungkasnya. (*/PM)

Polres Sumenep Terjunkan Personel Amankan Bangkai KM Mutiara Sentosa 1

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 07 June 2017 |

Sumenep, Madura_Aktual; Pasca kebakaran yang terjadi di cardeck KM Mutiara Sentosa 1, Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerjunkan tim untuk melakukan pengamanan terhadap bangkai KM Mutiara Sentosa 1 yang terbakar di perairan Masalembu beberapa waktu lalu.

“Kemarin, kami menerjunkan personel ke Masalembu,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Joshep Ananta Pinora, sebagaimana diberitakan portalmadura.com, Rabu (7/6/2017).

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan personel Polres guna menjaga barang bukti berupa kapal tersebut. Sebab, keberadaan kapal masih dalam proses analisa tempat kejadian perkara (TKP) Puslabfor Polda Jatim.

“Tujuan pengamanan itu agar barang bukti yang ada di TKP itu utuh, tidak terkurangi atau tidak berubah satu pun. Dan kalau ada warga yang akan mendekat ke bangkai kapal tersebut kami himbau untuk menjauh,” tuturnya.

Selain dilakukan penjagaan selama 24 jam penuh, Polres juga memasang garis polisi agar tidak ada orang yang masuk ke bangkai kapal korban kebakaran Jumat (19/5/2017) itu.

“Tim itu terdiri dari empat personel. Dua personel dari Polres Sumenep dan dua personel dari Polsek Masalembu. Sistem pengamanannya secara bergantian tim tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, KM Mutiara Sentosa 1 terbakar di perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (19/5/2017).

Kebakaran terjadi di cardeck dan api semakin membesar serta tidak mampu di padamkan dengan alat pemadan api ringan (apar) dan sprinkle. Pihak nahkoda kapal memerintahkan pada semua ABK dan POB abandon ship (meninggalkan kapal). (*)


Ketua GP Ansor Beri Gelar "Sunan" Untuk Ahok

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 07 April 2017 |

Madura_Aktual; Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Kantor GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Jumat (7/4/2017).

Dalam pertemuan yang cair tersebut Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas dalam pertemuan itu memberi julukan khusus untuk Ahok.

"Karena hidupnya di Jakarta, beliau ini Sunan Kalijodo. Sunan Kalijodo itu telah mengubah masyarakat yang hitam kelam menjadi masyarakat beriman," kata Yaqut seperti dikutip Kompas.com.

Yaqut mengacu pada kawasan Kalijodo yang dulu merupakan kawasan prostitusi dan perjudian ilegal di Jakarta. Kini kawasan Kalijodo sudah berubah menjadi ruang terbuka hijau dan RPTRA, bahkan jadi destinasi wisata.

Anggota Banser yang mengikuti pertemuan itu pun tertawa. Sebelum memberi sambutan, Yaqut juga sempat memanggil Ahok dengan nama lain.

"Selamat datang Pak Basuki Nurul Qomar," kata Yaqut.

Basuki Nurul Qomar merupakan bahasa Arab dari Basuki Tjahaja Purnama. Ahok ternyata memahami sebutan itu. "Nurul Qomar-nya saja yang bahasa Arab. Basuki-nya enggak," kata Ahok.

Yaqut juga menyapa Djarot yang hadir dalam pertemuan itu. Yaqut mengatakan GP Ansor sudah mencari tahu track record Djarot selama di Blitar.

"Di Blitar sana beliau sahabat karib rois Suriah kita. Maka kalau kita jatuh cinta kepada Pak Djarot itu hal biasa," kata Yaqut.(Warta Kota)

Ratusan Warga Turun Jalan, Seleksi Bacakades Diminta Transparan

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 29 March 2017 |

Madura_Aktual, Sampang; Hasil uji kompetensi bakal calon Kepala Desa (Bacakades) Desa Tambak, Sampang berbuntut panjang karena pihak penyelenggara dinilai tidak transparan hingga menyebabkan Mustoyib dan Abd Malik digugurkan.

Ratusan Warga Desa Tambak turun jalan menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Pemkab Sampang menuntut transparansi hasil uji kompetensi bakal calon kepala desa mereka. Kekecewaan warga itu ditambah dengan alasan penyelenggara yang berbelit-belit ketika diminta hasil seleski bakal calon.

“Intinya kami minta hasil dari tim seleksi itu supaya dilakukan transparansi. Ini penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya kami menempuh lewat aksi damai di Kantor Pemkab Sampang, ” ujar Kamal, salah satu Korlap aksi kepada awak media di Sampang, Madura, Jawa Timur.

Pihaknya juga menuding pihak BPD dan P2KD mengabaikan proses demokrasi dengan melakukan pembatasan bagi keterlibatan tokoh yang hendak mencalonkan diri. Padahal, lanjut Kamal, ketentuan dalam Perda No 5 Tahun 2006 dan Perbup No 31 Tahun 2015 tentang hak tradisional adat setempat dalam permusyawaratan sudah sangat terang benderang.

“Gerakan kami hari ini merupakan aksi damai agar situasi politik ditingkat desa tidak terus memanas. Namun kalau aspirasi kami diabaikan, bukan tidak mungkin akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Semoga hal itu tidak terjadi,” tandasnya.

Selain itu, Kamal beserta ratusan massa pengunjuk rasa juga mengancam akan terus mengepung Pemkab Sampang hingga tuntutan mereka didengarkan sesuai harapa masyarakat desa Tambak, Sampang. (maduraexpose.com)


Jurnalisme Warga

Budaya Madura

Lihat seluruh kategori Budaya Madura»

Wisata Madura

Lihat seluruh kategori Wisata Madura»

Dunia Wanita

Lihat seluruh kategori Dunia Wanita»

Hidup Sehat

Lihat seluruh kategori Hidup Sehat»

Akar Rumput

Lihat seluruh kategori Akar Rumput»

Kiat Kreatif

Lihat seluruh kategori Kiat Kreatif»